Ini tulisan pertama dari seri yang saya beri nama Building Akordium Lab — catatan bulanan membangun perusahaan software dari Surabaya, ditulis sambil jalan, bukan sesudah sukses.
Kenapa ditulis terbuka? Dua alasan. Pertama, saya belajar paling baik dengan menulis — kalau tidak didokumentasikan, pengalaman menguap. Kedua, saya iri sama orang-orang yang membangun bisnis kecilnya di publik: open startup, indie hacker, dev yang jualan produk sendiri. Mereka punya kendali atas narasi dan komunitas. Saya mau begitu, versi saya sendiri.
Oh iah, satu peringatan: seri ini bukan seri sukses. Ini seri proses. Angka dan kesimpulan di sini bisa keliru, dan nanti bagian dari serunya adalah membaca ulang tulisan ini setahun lagi sambil geleng-geleng.
Kenapa Mulai #
Saya backend developer. Harian saya PHP/Laravel, sekarang makin banyak Go, PostgreSQL, sistem yang harus hidup terus — termasuk sistem GPS tracking yang menangani posisi kendaraan ribuan unit setiap hari. Pekerjaan yang saya suka.
Tapi pola karier “proyek masuk → dikerjakan → selesai → hilang” mulai terasa boros. Setiap proyek menghasilkan pengetahuan — arsitektur, keputusan, kesalahan, cara memperbaiki insiden jam 2 pagi — dan semuanya menguap begitu proyek close. Satu kerja, satu hasil. Tidak ada aset yang menumpuk.
Jadi Akordium Lab saya dirancang dengan satu prinsip: satu kerja harus menghasilkan banyak aset. Proyek klien menghasilkan artikel, library, template, studi kasus, dan — kalau berhasil — produk. Dari semua yang saya rencanakan 12 bulan ke depan, prinsip ini yang paling nggak boleh dilanggar.
Apa yang Sudah Ada di Meja (September 2026) #
Supaya jujur, ini inventaris awalnya — kondisi per akhir September 2026, saat strategi konten ini baru mulai jalan:
Sudah hidup:
- akordium.id — landing page perusahaan, dengan layanan dan portfolio
- najib.id — blog pribadi ini. Dua jalur konten sedang jalan: seri naratif Hijrah Backend (9 episode kisah migrasi 370+ endpoint) yang baru terbit, dan seri tutorial GPS Backend yang mulai minggu ini; sisanya masih campuran tulisan lama (2019–2023) dan beberapa tulisan 2026 lainnya
- Beberapa produk internal dalam tahap berbeda-beda — dari yang aktif dipakai sampai yang baru sebatas desain bisnis di dokumen
- DukunGPS — rencana platform GPS tracking open-core yang paling serius saya garap: business design-nya sudah selesai dan disetujui Juli 2026, tinggal eksekusi. Fondasinya pengalaman production GPS fleet tracking yang saya ceritakan di seri GPS Backend
Baru dirapikan bulan ini:
- Sistem dokumentasi internal (HQ) — satu tempat untuk semua SOP, spesifikasi produk, dan strategi konten. Sebelumnya tersebar di chat, kepala, dan dokumen random
- Roadmap konten 12 minggu ke depan — GPS Backend Series sebagai seri utama, artikel AI workflow, dan seri Building Akordium Lab ini
- Master doc seri GPS — semua materi teknis seri GPS dikumpulkan jadi satu sumber dulu, baru dipecah jadi artikel. Seperti yang saya bilang: satu kerja, banyak aset
Belum ada: pembaca tetap (newsletter/RSS subscriber masih hitungan jari), revenue dari produk (masih nol — jasa development yang menopang), dan nama yang dikenal orang di luar lingkaran pertemanan.
Cara Kerja yang Saya Pegang #
Tiga keputusan yang mungkin beda dari software house kebanyakan:
- Backend dulu, sederhana dulu. Go + PostgreSQL + monolith modular. Tidak microservice hari pertama, tidak Kubernetes karena FOMO. Kompleksitas dibeli saat dibutuhkan, bukan saat trendi — ini juga pelajaran dari migrasi sistem production yang saya tulis di blog ini.
- Open core untuk produk. DukunGPS dirancang model Traccar: core open source (Apache 2.0), fitur enterprise berbayar. Open source jadi mesin kepercayaan dan distribusi, bukan CSR.
- Tulis semua. Setiap keputusan arsitektur, setiap masalah terpecahkan, setiap kesalahan. Blog personal jadi mesin otoritas, akordium.id jadi mesin konversi. Keduanya saling feed, tidak saling rebut.
Target 12 Bulan #
Supaya bisa dituntut, targetnya saya turunkan jadi yang bisa diukur:
| Target | Ukuran |
|---|---|
| Seri GPS Backend lengkap terbit + dikompilasi jadi ebook | 6+ artikel, 1 ebook lead magnet |
| Konten terbit konsisten | sesuai roadmap, tanpa bolong > 2 minggu |
| Newsletter punya pembaca tetap pertama | 50 subscriber |
| DukunGPS lewat gerbang Fase 0–1 | repo core open source rilis + komunitas awal |
| Kontributor/lead dari konten | ada prospek yang menyebut “baca blognya dulu” |
Yang tidak saya targetkan 12 bulan ini: revenue produk yang menggantikan jasa. Itu realistisnya 2–3 tahun. Tahun ini membangun aset dan distribusi.
Kesalahan Bulan Ini #
Sesi planning konten kemarin hampir menghasilkan kecelakaan kecil yang lucu: saya (bersama asisten AI) sempat menulis ulang artikel yang ternyata sudah pernah ditulis — draft lama tergeletak diam di folder tanpa ada yang ingat. Bukan sekali, hampir dua kali.
Pelajarannya: memory yang tidak dituliskan tidak ada. Sekarang semua rencana konten hidup di satu roadmap dengan status per artikel, plus memory lintas sesi buat asisten AI-nya. Meta banget, tapi prinsip “dokumentasikan atau hilang” terbukti berlaku bahkan untuk proses dokumentasi itu sendiri.
Metrik yang Akan Dilaporkan Tiap Bulan #
Setiap tulisan Building Akordium Lab akan melaporkan hal yang sama supaya bisa dibandingkan:
- Konten terbit vs rencana
- Progres produk (DukunGPS dan kawan-kawan)
- Subscriber/traffic
- Satu kesalahan + satu pembelajaran
- Keputusan penting bulan itu
Angka finansial dulu saya simpan dulu — belum ada yang menarik untuk dibagikan, dan saya belum memutuskan seberapa terbuka mau jadi. Nanti kita lihat.
Itu kondisi awalnya. Meja sudah dirapikan, roadmap sudah tertulis, seri GPS minggu depan mulai terbit.
Kalau kamu membangun sesuatu juga — produk, agency, apa pun — saya senang dengar ceritanya. Kontak ada di sini, atau ikuti lewat RSS.
Bulan depan: laporan pertama.
Sekian. Salam.