Masalah #
Bank nasional Indonesia dengan operasi Treasury dan International Banking yang menjalankan proses manual berulang:
- Tax reporting dan bond settlement membutuhkan sekitar 3 jam per proses
- Tingkat kesalahan manual yang tinggi pada proses repetitif
- Tidak ada visibilitas internal terhadap layanan banking yang tersedia
- Akses ke layanan banking untuk pihak eksternal belum terstandarisasi
Solusi #
Dua track parallel: otomasi RPA untuk proses backend dan Open API portal untuk akses layanan.
Track 1: Process Automation (RPA) #
Menggunakan UiPath untuk mengotomasi:
- Tax reporting workflow — dari data gathering hingga report generation
- Bond settlement process — dari instruction hingga confirmation
- Credit card dispute workflows — processing otomatis untuk selected use cases
Track 2: Internal Dashboard & Open API #
- Internal dashboard menggunakan Laravel + SQL Server untuk visibility operasional
- Mega Open API portal — memperkenalkan akses terstandarisasi ke layanan banking untuk penggunaan internal dan eksternal
- Linux server configuration — setup dan maintenance environment deployment
Hasil #
- Proses time turun dari ~3 jam ke ~1 jam per cycle (tax reporting & bond settlement)
- Hemat IDR 12 juta per bulan dari pengurangan biaya labor dan error-related costs
- 100% time savings pada selected credit card dispute use cases vs manual
- Open API portal meningkatkan visibility dan akses ke layanan banking
Pelajaran #
- RPA bukan solusi untuk semua — cocok untuk proses berulang dengan aturan jelas, tapi untuk proses yang butuh judgment, automation parsial lebih realistis daripada full automation
- Kalkulasi ROI penting — mengukur impact dalam rupiah (IDR 12 juta/bulan) membuat stakeholder non-teknis memahami nilai dari investasi teknologi
- Banking domain knowledge — memahami regulasi dan proses Treasury/Banking sama pentingnya dengan skill teknis di sektor finansial